General

Dieng sudah dikenal sebagai asal peradaban yang dibangun oleh umat Hindu. Hal ini bisa ditunjukkan dengan adanya kompleks Candi Arjuna yang berdiri kokoh di dataran tinggi Dieng. Kelompok Candi yang terletak di tengah-tengah wilayah Dieng ini dipercaya sebagai candi tertua dibanding candi-candi yang lain. Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya ini konon hanyalah sebagian dari Puing-puing Candi yang dulunya jauh lebih megah dan besar.

Komplek Candi Arjuna terdiri atas lima Candi, empat Candi berjejer menghadap ke arah barat, yaitu; Candi Sembadra, Candi Srikandi, dan Candi Puntadewa, dan satu Candi menghadap ke arah timur, yaitu Candi Semar. Kelima candi yang berada berdekatan di Kompleks Candi Arjuna memiliki perbedaan bentuk satu dengan yang lainnya. Candi Arjuna, sebagai candi utama, merupakan sebuah candi yang berdenah dasar persegi dengan luas ukuran sekitar 6 m².

Pada masa lalu, pernah terjadi bencana gas beracun yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. Bencana itu mengakibatkan kehidupan di daerah dataran tinggi Dieng berubah drastis. Setelah itu dilakukan evaluasi dan penelitian mengenai sebab dan cara mengatasi bencana serupa agar tidak sampai jatuh korban jiwa. Untuk memperingati bencana tersebut, dibuatlah cerita dalam film yang isinya terkait dengan asal muasal kawasan Dataran Tinggi Dieng, profil kawasan tersebut, dan sampai mengenai bencana gas beracun yang mengenaskan itu. Wisatawan dapat menonton film tersebut di Volcano Theater yang ada di Dieng.

Sebagai dataran di pegunungan vulkanis aktif, wajar saja jika kita banyak menemukan kawah tersebar di Dieng Plateau. Kawah tersebut kebanyakan masih aktif,  diantaranya dijadikan tempat wisata mengingat jalur akses yang relatif mudah. Kawah Sikidang merupakan salah satu kawah yang dijadikan objek wisata primadona lantaran keunikannya. Yaa, Kawah Sikidang disebut-sebut bisa berpindah tempat lokasinya. Jadi, letak kawah Sikidang yang sekarang merupakan lokasi kawah yang baru.

Selain kawah Sikidang, wisatawan dapat mengunjungi Telaga warna yang sangat indah. Disebut Telaga warna karena air di telaga ini memantulkan warna hijau, biru, dan warna-warna lainnya yang begitu menarik. Sebenarnya, air di telaga warna sudah tercampur dengan belerang dan juga zat lain yang dikeluarkan melalui aktivitas vulkanis. Oleh karena itu, pengunjung tidak diperbolehkan berenang apalagi meminum air Telaga warna.

Itinerary Perjalanan

  • 06.00 – 10.00: Dari Hotel menuju Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng
  • 10.00 – 10.45: Wisata di Candi Arjuna
  • 11.00 – 11.30: Mengunjungi Kawah Sikidang
  • 11.15 – 12.15: Mengunjungi Batu Pandang
  • 12.00 – 13.00: Menonton Film di Volcano Theater
  • 12.30 – 14.00: Makan Siang
  • 13.30 – 16.00: Wisata di Telaga Warna
  • 14.30 – 20.00: Menuju Hotel

Harga Per Pax

  • 2 pax @Rp 570.000/pax
  • 3 pax @Rp 430.000/pax
  • 4 pax @Rp 370.000/pax
  • 5 pax @Rp 320.000/pax
  • 6 pax @Rp 280.000/pax

Fasilitas yang diperoleh

  • Transportasi dengan pelayanan penuh**
  • Pemandu Wisata Lokal
  • Makan Siang 1 kali
  • Snack 2 kali
  • Air Mineral

**) Pelayanan penuh sudah termasuk driver, BBM, biaya parkir, dll.

Available departures

Unfortunately, no places are available on this tour at the moment

We are sorry, there are no reviews yet for this tour.